Cursor

Blogger Widgets

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 24 Agustus 2015

Pengertian Field



Field adalah bagian dari table yang merupakan item-item (kolom) dari data.
Field dibagi tiga komponen yaitu  :
  1. Nama Field,  pada sistem operasi windows boleh dibuat bebas seperti contoh: Nomor Induk, Nama Pegawai, Golongan, Tgl_lahir, dsb
  2. Tipe Field, Ada beberapa macam tipe dari field.
  3. Properti Field, berfungsi untuk mengatur masukan dan tampilan data.
    Beberapa macam tipe dari field, contoh :
    1. String:  Tipe field untuk data-data string/ character seperti NIP,Nama, Alamat, Golongan, dsb.
    2. Number:  Tipe field untuk data-data numeric/ angka. Number dapat dipecah beberapa jenis seperti pada tabel berikut:
    Field Size



    Byte



    Integer



    Long Integer



    Single



    Double



    Replication ID



    3. Date/Time: Tipe field untuk data-data 

     tanggal/jam,   seperti : tgl_lahir,TMT, jam 

     datang,dsb'

    4. Currency: Tipe field untuk data yang berhubungan  
    dengan uang, seperti : Gaji, Bonus,  Tunjangan, dsb.

    5. Memo:   Tipe field untuk data-data memo seperti 
      
    keterangan, catatan, dsb.

    6. Yes/No:  Tipe field untuk data-data yang berisi 
     
    hanya peryataan true/false atau Ya/ tidak, seperti  

    contoh : Lunas, Status, dsb.

    7. Autonumber: Tipe field untuk data-data  

    penomoran otomatis, seperti contoh : Nomor,  

    Transaction_Id, dsb.

    8. OLE DB:  Tipe field untuk data-data gambar/foto.

Pengertian Table



Tabel merupakan cara untuk menampilkan informasi dalam bentuk sel yang terdiri atas baris dan kolom. Tabel dibuat dengan menggunakan tag <table>. Sebuah tabel dibagi menjadi baris-baris, dan tiap baris dibagi ke dalam cell-cell. Baris dibuat dengan tag <tr>, dan cell-cell yang akan membentuk kolom dibuat dengan tag <td>.
Dalam konteks HTML, table mempunyai peranan yang sangat penting. Selain digunakan untuk menampilkan tabel berisi data, table juga digunakan untuk menyusun teks dalam kolom, ataupun membuat laporan terstruktur lainnya.
Seringkali table digunakan dalam halaman web untuk memperindah tampilan ataupun untuk mengatur agar informasi dapat disajikan dengan tampilan yang enak dibaca. Melihat begitu banyaknya manfaat yang didapat dengan menggunakan tabel ini maka tabel mulai diterapkan pemakaiannyaoleh HTML dan kemudian didukung oleh Nescape (browser pertama yang mempelopori penggunaan table).

Dari masing-masing tag tersebut, tiap tag mempunyai tag penutup yaitu:
Tag <table> mempunyai tag penutup </table>
Tag <tr> mempunyai tag penutup </tr>
Tag <td> mempunyai tag penutup </td>
Ketiga tag di atas adalah tag-tag yang harus ada dalam tag Table. Bisa dikatakan tag tersebut merupakan tag dasar pembuatan table. Berikut penerapan dari masing masing bagian tag dalam Table:
Tag <table> adalah pembuka daripada pembuatan table, di dalam table ada baris yang dimulai dengan <tr>. Jika ada satu <tr> maka akan ada satu baris, begitupun selanjutnya. Di dalam baris ada cell-cell yang sering disebut kolom, yang biasanya kita isi dengan berbagai bentuk data. Cell atau kolom ini dibuka atau dimulai dengan <td>. Tag <td> ini diakhiri dengan </td> sebagai penutup kolom. Data-data yang berada dalam tag <td>...</td> akan berada dalam satu kolom. Jika ingin membuat 3 kolom dalam satu baris, maka di dalam <tr>...</tr> kita inputkan tiga <td>...</td>. Begitupun pada <tr>, jika kita ingin membuat tiga baris table maka kita harus ketikkan tiga <tr>...</tr> di dalam <table>...</table>.
Untuk lebih mengenal dan mengerti daripada tag dasar Table, berikut saya berikan penjelasan dari masing masing tag :

Tag <table> </table>

Tag <table>  adalah tag pembuka sebuah table, dimana tag <table> ini adalah tag awal yang kita pakai dalam mengawali pembuatan table. Setelah tag <table> ada tag </table> yang merupakan tag penutup atau akhir dari tabel yang sedang di buat.

Tag<tr></tr>

Tag <tr> atau Table Row adalah tag yang berfungsi untuk membuat baris dalam sebuah tabel. Tidak lepas dari tag-tag yang lain, tag ini berisi tag penutup yaitu </tr>.
Tag <tr> memiliki atribut ALIGN untuk mengatur alignment horizontal dan VALIGN untuk mengatur alignment vertical.

Tag<td></td>

Tag <td> atau Table data berfungsi untuk menampilkan data pada setiap sel tabel. Secara umum dapat dikatakan bahwa table data atau <td> ini digunakan untuk membuat kolom dalam baris table. Untuk mengakhiri kolom tersebut digunakan </td>.
Berikut saya berikan contoh penerapan tag table:
yang menghasilkan tampilan seperti di bawah ini:

Jumat, 21 Agustus 2015

Clean Master 5.10.5

Clean Master

Tech Specs
  • • Price: Free
  • • In-app purchases: None
  • • Content rating: Teen
  • • Android: 4.0 and up
  • • File name: clean-master-boost-
    • Updated: August 5, 2015

Kamis, 20 Agustus 2015

Pengertian Database









Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.

Proses memasukkan dan mengambil data ke dan dari media penyimpanan data memerlukan perangkat lunak yang disebut dengan sistem manajemen basis data (database management system | DBMS). DBMS merupakan sistem perangkat lunak yang memungkinkan user untuk memelihara, mengontrol, dan mengakses data secara praktis dan efisien. Dengan kata lain semua akses ke basis data akan ditangani oleh DBMS. Ada beberapa fungsi yang harus ditangani DBMS yaitu mengolah pendefinisian data, dapat menangani permintaan pemakai untuk mengakses data, memeriksa sekuriti dan integriti data yang didefinisikan oleh DBA (Database Administrator), menangani kegagalan dalam pengaksesan data yang disebabkan oleh kerusakan sistem maupun disk, dan menangani unjuk kerja semua fungsi secara efisien.
Tujuan utama dari DBMS adalah untuk memberikan tinjauan abstrak data kepada pengguna. Jadi sistem menyembunyikan informasi tentang bagaimana data disimpan, dipelihara, dan tetap dapat diambil (akses) secara efisien. Pertimbangan efisien di sini adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks tetapi masih tetap bisa digunakan oleh pengguna awam tanpa mengetahui kompleksitas strukturnya.

Pembagian database menurut jenisnya:

Basis data flat-file. Basis data flat-file ideal untuk data berukuran kecil dan dapat dirubah dengan mudah. Pada dasarnya, mereka tersusun dari sekumpulan string dalam satu atau lebih file yang dapat diurai untuk mendapatkan informasi yang disimpan. Basis data flat-file baik digunakan untuk menyimpan daftar atau data yang sederhana dan dalam jumlah kecil. Basis data flat-file akan menjadi sangat rumit apabila digunakan untuk menyimpan data dengan struktur kompleks walaupun dimungkinkan pula untuk menyimpan data semacam itu. Salah satu masalah menggunakan basis data jenis ini adalah rentan pada korupsi data karena tidak adanya penguncian yang melekat ketika data digunakan atau dimodifikasi serta adanya duplikasi data yang mungkin sulit dihindari. Salah satu tipe basis data flat-file adalah file CSV yang menggunakan pemisah koma untuk setiap nilainya.
Basis data relasional. Basis data ini mempunyai struktur yang lebih logis terkait cara penyimpanan. Kata "relasional" berasal dari kenyataan bahwa tabel-tabel yang berada di basis data dapat dihubungkan satu dengan lainnya. Basis data relasional menggunakan sekumpulan tabel dua dimensi yang masing-masing tabel tersusun atas baris (tupel) dan kolom (atribut). Untuk membuat hubungan antara dua atau lebih tabel, digunakan key (atribut kunci) yaitu primary key di salah satu tabel dan foreign key di tabel yang lain. Saat ini, basis data relasional menjadi pilihan karena keunggulannya. Beberapa kelemahan yang mungkin dirasakan untuk basis data jenis ini adalah implementasi yang lebih sulit untuk  data dalam jumlah besar dengan tingkat kompleksitasnya yang tinggi dan proses pencarian informasi yang lebih lambat karena perlu menghubungkan tabel-tabel terlebih dahulu apabila datanya tersebar di beberapa tabel. Beberapa contoh basis data relasional adalah Microsoft Access, MySQL, Oracle, MS SQL Server dan Postgresql


gambar.1 Contoh Database

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net